Uncategorized

Dongeng Gadis Kecil Penjual Korek Api

Dongeng Gadis Kecil Penjual Korek Api ditulis oleh Hans Christian Andersen dengan judul The Little Match Girl yang diterbitkan pada tahun 1846.

Plot :

Pada hari Natal yang dingin di Saint Petersburg, sebelum terjadinya Revolusi Rusia, seorang gadis miskin bekerja dengan menjual korek api di jalan jalan, tetapi semua orang benar benar tidak mempedulikannya dan berlalu tanpa melihatnya. Malam itu, gadis kecil itu berjalan di gang bersalju sambil berharap dapat menghangatkan dirinya melawan udara dingin. 

Akhirnya dia memutuskan untuk menyalakan beberapa korek api yang dimilikinya untuk sedikit menghangatkan tubuhnya. Saat  korek api dibakar,  dia mulai berilusi berada di sebuah rumah yang hangat,  ada cukup makanan untuk ia makan dan duduk bersama neneknya yang sangat dikasihinya yang telah lama meninggal. Gadis kecil itu menggunakan semua korek api yang dimilikinya,  ia ingin melihat ilusi bersama neneknya lagi, tapi kemudian sang gadis kecil meninggal karena kedinginan. 

Keesokan paginya neneknya menemukannya dan membawanya ke surga. Lalu sebuah bintang jatuh di langit, yang berarti bahwa seseorang telah meninggal.

Uncategorized

Dongeng Rapunzel

Rapunzel (ə p ʌ əl /) adalah dongeng dari Jerman yang diterbitkan pada tahun 1812 dalam buku dongeng yang disusun oleh Grimm Brothers.

Plot :

Sepasang suami istri yang sangat merindukan seorang anak dan menanti nantikan kelahiran anaknya,  tinggal disebuah rumah sederhana disebelah kebun tanaman milik seorang penyihir jahat bernama Dame Gothel. Sang istri yang sedang mengandung memberitahu suaminya bahwa ia sangat menginginkan masakan yang diolah dari tanaman rampion yang hanya tumbuh di kebun penyihir jahat. Suatu malam,  suaminya mengendap endap masuk ke dalam kebun itu untuk mendapatkan tanaman rampion. Kemudian diolahnya tanaman itu menjadi salad untuk istrinya dan dengan rakus istrinya memakan salad rampion. Rasanya sangat lezat sehingga istrinya menginginkannya lebih lagi. Jadi sang suami harus pergi untuk mendapatkan beberapa rampion dari kebun itu untuk kedua kalinya. 

Namun kali ini,  saat sang suami sedang memanjat pagar kebun untuk kembali ke rumah, Dame Gothel menangkapnya dan menuduhnya mencuri. Ia memohon belas kasihan pada Dame Gothel,  Gothel bersedia melepaskannya dan membiarkan dia mengambil semua tanaman rampion yang diinginkannya,  dengan syarat bahwa saat bayi yang dikandung istrinya itu telah lahir,  ia harus menyerahkan bayi itu pada Dame Gothel. Dengan putus asa dan ketakutan,  sang suami pun setuju pada kesepakatan itu. 

Ketika bayi perempuan lahir, Dame Gothel membawanya dan dirawatnya bayi itu serta memberikan nama Rapunzel padanya. Rapunzel tumbuh menjadi gadis yang paling cantik di seluruh dunia dengan rambut panjangnya yang berwarna keemasan. Namun saat Rapunzel berusia dua belas tahun,  Dame Gothel mengurungnya di sebuah menara di tengah hutan, menara yang tidak ada tangga ataupun pintunya, hanya ada satu ruangan dan satu jendela. Ketika Dame Gothel mengunjungi Rapunzel, Ia berdiri dibawah menara dan memanggil : “Rapunzel,  Rapunzel,  turunkan rambutmu,  supaya saya bisa memanjat rambut emasmu.”

Suatu hari,  seorang pangeran masuk ke hutan dan mendengar Rapunzel bernyanyi dari atas menara. Karena terpikat oleh suara lembut itu,  pangeran mencari dan kemudian menemukan menara,  tapi ia tidak dapat memasukinya. Pangeran sering kembali ke menara untuk mendengar nyanyian indah Rapunzel, dan suatu kali pangeran melihat Dame Gothel mengunjungi Rapunzel,  lalu memperhatikan bagaimana cara untuk bertemu Rapunzel. Ketika Dame Gothel pergi, Pangeran memanggil Rapunzel seperti cara sang penyihir, lalu Rapunzel menurunkan rambutnya. Setelah memanjat rambut emas Rapunzel, pangeran berkenalan dan akhirnya meminta Rapunzel untuk menikah dengannya. Rapunzel pun setuju.

Mereka berdua bersama sama berencana untuk membebaskan Rapunzel, sang pangeran akan datang setiap malam untuk menghindari Dame Gothel yang selalu datang saat siang dan membawakan Rapunzel sepotong sutra,  yang akan ia tenun menjadi seperti rambut emasnya.  Sebelum rencananya berhasil,  Rapunzel yang lugu terlupa dan bertanya pada Dame Gothel mengapa lebih mudah baginya mengangkut pangeran dengan rambutnya daripada mengangkut Dame Gothel. Mengetahui ada seorang pangeran yang ditemui, Dame Gothel marah dan memotong rambut emas Rapunzel, membawa Rapunzel ke padang gurun dan membiarkannya sendirian disana. 

Ketika malam datang,  pangeran memanggil Rapunzel dari bawah menara, tetapi Dame Gothel yang jahat menurunkan rambut emas Rapunzel yang telah dipotongnya untuk mengangkut pangeran. Dengan ngeri dan terkejut, pangeran menemukan Dame Gothel di atas menara. Ketika Dame Gothel mengatakan sang pangeran tidak akan pernah melihat Rapunzel lagi, Dame Gothel mendorong pangeran ke duri dan pangeran menjadi buta. 

Selama berbulan bulan pangeran mengembara di tanah terlantar, akhirnya ia tiba di padang gurun dimana Rapunzel sekarang tinggal. Suatu hari saat Rapunzel bernyanyi,  pangeran mendengar suaranya lagi dan mereka bertemu kembali. Ketika mereka berpelukan,  air mata Rapunzel menetes mengenai mata pangeran dan mengembalikan penglihatan pangeran. Pangeran dan Rapunzel kembali ke kerajaan dimana mereka hidup bahagia selamanya. 

Uncategorized

Dongeng Cinderella 

Dongeng Cinderella dalam versi yang ditulis dalam bahasa Prancis oleh Charles Perrault pada tahun 1697 dengan judul asli “Cendrillon”.

Plot :

Pada suatu waktu, ada seorang duda kaya yang menikahi seorang wanita angkuh dan sombong sebagai istri keduanya. Wanita angkuh ini memiliki dua anak perempuan yang sama sama egois dan selalu memikirkan dirinya sendiri. Sang pria memiliki seorang putri muda yang cantik,  seorang gadis yang sangat baik dan manis. 

Putri pria itu dipaksa menjadi pelayan, ia harus bekerja siang dan malam melakukan pekerjaan kasar. Setelah tugas tugasnya dilakukan sepanjang hari,  ia akan meringkuk didekat perapian untuk menjaga tubuhnya agar tetap hangat. Ia sering terlihat kotor dan penuh debu,  sehingga ia dijuluki “Cinderella” atau gadis abu oleh saudara tirinya. Cinderella menanggung dengan sabar dan tidak berani mengatakan perlakuan jahat saudara tiri dan ibu tirinya kepada ayahnya, supaya ia tidak dimarahi. 

Suatu hari,  Pangeran mengundang semua wanita muda untuk hadir pada pesta dansa kerajaan, sang pangeran akan memilih salah seorang gadis untuk menjadi istrinya. Kedua saudara tiri sangat bergembira dan memilih gaun terindah untuk menghadiri pesta dansa, sambil merendahkan dan mengatakan pada Cinderella bahwa pelayan tidak diundang dalam pesta. 

Pada malam itu,  ibu tiri bersama dengan kedua saudara tiri berangkat ke kerajaan dengan senangnya, namun Cinderella yang hanya dapat menunggu dirumah menangis dan bersedih. Tiba – tiba Ibu Peri muncul dan mulai mengubah Cinderella yang masih berpakaian pelayan menjadi gadis cantik yang anggun supaya Cinderella dapat menghadiri pesta. Dengan keajaiban yang dimiliki, sang Ibu Peri mengucapkan mantra lalu mengubah labu menjadi kereta kencana, dua ekor tikus menjadi kuda yang gagah, seekor tikus menjadi kusir dan seekor kadal menjadi penjaga kereta. Serta mengubah pakaian lusuh Cinderella  menjadi gaun permata yang indah,  lengkap dengan sepasang sepatu kaca. Ibu Peri memperbolehkannya untuk menikmati pesta dansa, tetapi Cinderella  diperingatkan bahwa ia harus kembali ke rumah sebelum tengah malam, sebelum mantranya menjadi rusak. 

Saat pesta dansa kerajaan tengah berlangsung,  tibalah Cinderella di kerajaan dan semua orang yang hadir terpesona pada Cinderella, terutama sang Pangeran. Pada pesta dansa pertama ini,  Cinderella ingat untuk meninggalkan pesta sebelum tengah malam. Saat kembali ke rumah,  Cinderella mengucapkan terimakasih kepada Ibu Perinya. Ia segera bersiap siap menyambut kepulangan ibu tiri dan saudara tirinya,  yang tidak mengenali Cinderella saat di pesta dansa, namun mereka memperbincangkan tentang gadis cantik di pesta. Pesta dansa selanjutnya diadakan dimalam berikutnya, Cinderella menghadiri kembali pesta dansa dengan bantuan Ibu Perinya. Pangeran telah menjadi lebih jatuh hati, dan Cinderella yang juga terpikat pada Pangeran melupakan waktu saatnya ia harus pulang dan meninggalkan Pangeran pada saat saat terakhir tengah malam, Ia tergesa gesa sehingga kehilangan salah satu sepatu kacanya di tangga istana. Pangeran mengejarnya,  tetapi diluar istana,  para penjaga hanya melihat seorang gadis desa yang sederhana. 

Pangeran menemukan sepatu kaca yang tertinggal dan berjanji untuk menemukan gadis yang telah membuatnya jatuh hati. Sementara itu, Cinderella juga memiliki sebelah bagian sepatu kacanya,  yang tidak menghilang walaupun mantranya rusak. Pangeran mengadakan sayembara untuk menemukan pemilik sepatu kaca dengan mencobakan sepatu pada semua gadis di kerajaan. Ketika Pangeran tiba di rumah Cinderella, kedua saudara tiri mencoba memakai sepatu kacanya namun sia sia. Cinderella meminta untuk mencoba,  sedangkan saudara tirinya mengejeknya. Tentu, sepatu kaca itu sesuai dan dengan anggun dikenakannya, kemudian ditunjukannya sebelah bagian sepatu kaca yang dimilikinya. Mengetahui hal ini, ibu tiri dan saudara tirinya meminta maaf juga menyadari kesalahannya yang diperbuat selama ini,  Cinderella dengan rendah hati mau memaafkan juga menerima ibu tiri dan saudara tirinya. Cinderella menikah dengan pangeran, dan kedua saudara tirinya menikah dengan dua pria tampan dari istana.

Uncategorized

Dongeng Sleeping Beauty (Putri Tidur) 

Dongeng Sleeping Beauty atau dalam bahasa Perancis : “La Belle au bois dormant” kisah aslinya diterbitkan Charles Perrault pada tahun 1697. Kisah ini juga diterbitkan oleh Grimm Brothers dengan judul “Little Briar Rose” yang dalam bahasa Jerman : “Dornröschen”.

Plot :

Raja Stefan dan Ratu Leah berbahagia menantikan kelahiran putri mereka, Putri Aurora. Setelah Putri Aurora dilahirkan, Raja mengadakan pesta besar dan upacara pembaptisan bagi sang putri kecil. Pada pesta ini,  sang putri kecil ditunangkan dengan Pangeran Phillip. Pangeran Phillip adalah putra dari Raja Hubert, pertunangan ini diadakan agar kerajaan mereka selalu bersatu. 

Diantara para tamu ada tiga peri baik yang bernama Flora,  Fauna dan Merryweather, yang datang untuk memberkati sang putri kecil dengan keajaiban.  Flora memberikan berkat keindahan dan Fauna memberikan suara yang merdu. Tepat sebelum Merryweather dapat memberikan berkatnya untuk sang putri kecil,  peri jahat tiba – tiba muncul. Peri jahat Maleficent marah dan kecewa tidak diundang dalam pesta kerajaan, Maleficent mengutuk sang putri dan mengatakan bahwa sebelum matahari terbenam pada hari ulang tahun ke enam belas, sang putri akan menusukkan jarinya pada alat pemintal benang pada poros roda yang berputar dan mati. Setelah peri jahat tertawa senang,  peri baik Merryweather menggunakan sihirnya untuk melemahkan kutukan sehingga Aurora tidak mati namun akan masuk ke dalam tidur panjang dan hanya dapat dibangunkan oleh ciuman cinta sejati. 

Raja Stefan takut akan kutukan yang membuat putrinya tertidur untuk selamanya,  maka sang Raja memerintahkan seluruh kerajaan untuk mengumpulkan alat pemintal benang dan membakarnya. Peri – peri baik tidak yakin ini cukup untuk menjaga Putri Aurora tetap aman,  sehingga mereka membawa Putri Aurora ke pondok kecil di hutan, peri – peri hidup sebagai manusia untuk menjaga Putri Aurora sampai hari ulang tahunnya yang ke enam belas. 

Bertahun – tahun kemudian, Putri Aurora yang selama ini hidup bersama peri, diberi nama Briar Rose,  ia telah tumbuh menjadi seorang gadis muda yang sangat cantik. Pada hari ulang tahunnya yang ke enam belas, ketiga peri meminta Rose untuk mengumpulkan buah di hutan sehingga mereka dapat mempersiapkan pesta kejutan untuknya. Sementara itu,  Maleficent terus mencari cari dan mengutus gagaknya Diablo juga pasukan jahatnya untuk menemukan Aurora. Mereka terus mengalami kegagalan dalam pencarian di seluruh kerajaan selama enam belas tahun. 

Di hutan, terdengar suara nyanyian Rose, suara merdu itu menarik perhatian Pangeran Phillip yang saat ini telah dewasa dan menjadi seorang pemuda tampan. Mereka jatuh cinta saat bertemu,  tanpa mengetahui bahwa mereka telah bertunangan bertahun – tahun yang lalu. Mereka berkenalan dan Rose menunjukkan letak pondok kecil tempat tinggalnya, tanpa sempat memberitahu nama masing – masing. 

Ketiga peri mengalami kesulitan dalam menjahit gaun pesta untuk Rose dan menyipkan kue ulang tahun tanpa sama sekali menggunakan keajaiban sihirnya. Saat mereka berebut menentukan warna gaun Rose, asap yang keluar dari cerobong pondok menarik perhatian Diablo. Rose tiba dan peri mulai menceritakan kebenaran tentang kerajaan, pesta, pertunangannya dengan pangeran, dan Rose pun menyampaikan kejadian yang baru saja dialaminya, ketiga peri yang mendengar cerita Rose mengenai cinta yang baru saja ditemuinya, tentu tidak setuju. Rose patah hati lalu segera pergi meninggalkan pondok. Diablo si gagak yang mendengar perbincangan itu pergi memberitahukan apa yang didengarnya kepada Maleficent. 

Pada saat yang sama, Pangeran Phillip memberitahu ayahnya tentang seorang gadis di pondok kecil di hutan yang ia temui dan ia sangat jatuh hati pada gadis itu. Raja Hubert yang bijaksana itu gagal untuk meyakinkan pangeran mengenai pertunangannya dan meninggalkannya dalam kekecewaan.

Pada malam itu,  Maleficent memancing Putri Aurora untuk datang ke istana. Maleficent membuat sang putri menemukan alat pemintal benang, menusuk jarinya pada poros roda yang berputar dan membawa Putri Aurora ke dalam tidur panjang. Peri jahat menempatkan Putri Aurora di tempat tidur di menara tertinggi istana dan memberikan sihir pada semua orang di istana agar tertidur pulas. 

Flora menyadari bahwa Pangeran Phillip adalah orang asing yang ditemui dan dicintai Putri Aurora.  Namun,  Pangeran Phillip telah disergap dan diculik oleh Maleficent dan pasukannya. Mereka membawa pangeran ke kastil di Gunung Terlarang dan memenjarakannya di ruang bawah tanah. Maleficent menunjukkan pada Pangeran Philip bahwa gadis yang dicintainya sekarang telah tidur untuk selamanya. Maleficent berencana memenjarakan pangeran hingga ia menjadi pria tua yang lemah dan renta, agar pangeran tidak dapat membebaskan sang putri tidur dari kutukan. 

Setelah peri jahat pergi dari kastil, ketiga peri baik yang baru saja tiba segera menemukan dan melepaskan Pangeran Phillip, mempersenjatai pangeran dengan Pedang Kebenaran dan Tameng Kebajikan. Peri dan pangeran melarikan diri dari kastil, berangkat menuju istana dimana Putri Aurora berada. Merryweather mengubah Diablo menjadi batu, tapi Diablo telah memberi peringatan kepada Maleficent untuk datang. Maleficent mencoba menghentikan mereka dengan serangkaian petir, dan menyihir hutan duri untuk mengelilingi istana,  tapi semua usahanya gagal.  Saat di gerbang istana Maleficent berubah menjadi raksasa naga untuk melawan pangeran. Pertempuran mencapai tebing,  saat semburan api naga jahat itu menyebabkan pangeran kehilangan perisai. Ketiga peri terbang memberi bantuan pada Pangeran Phillip, memberkatinya dengan semua sihir mereka, kemudian pangeran melempar pedang langsung ke jantung Maleficent. Karena terluka parah, Maleficent jatuh dari atas tebing. 

Ketika peri jahat musnah,  hutan duri menghilang. Pangeran dan ketiga peri masuk ke istana. Di menara tertinggi pangeran menemukan cinta sejatinya, masih tertidur. Dia mencium Putri Aurora dan putri terbangun, kutukan pun hilang dan semua orang diistana pun bangun dari tidurnya. Putri Aurora bertemu kembali dengan orangtuany dan memeluk mereka dengan kehangatan. 

Putri Aurora berdansa dengan Pangeran Phillip di ruangan istana, sementara Flora dan Merryweather  melanjutkan argumen mereka tentang gaun sang putri, mengubahnya menjadi merah muda dan biru dan kembali lagi. Putri Aurora dan Pangeran Phillip terus berdansa sepanjang malam itu dan hidup bahagia selamanya.

Uncategorized

Dongeng Putri Diomira

Kerajaan Bohemia di perintah oleh seorang raja yang sangat berkuasa yang mempunyai seorang putri. Putri itu bernama putri diomira. Banyak pangeran datang untuk melamarnya. Tapi diomira sangat pemilih. Pangeran yang ini terlalu tinggi dan terlalu kurus. Yang itu terlalu pendek dan terlalu gemuk. Yang lain telinganya terlalu lebar. Tak ada pangeran yang berkenan di hatinya. Dan raja semakin tua. “kau harus menikah, diomira,” kata raja. “aku membutuhkan seorang menantu untuk membantuku memerintah negeri ini, dan seorang cucu untuk meneruskan keturunanku.” Diomira mengeluh. Dia tahu, suatu saat kelak, dia harus menikah juga. Tapi dia ingin menikah dengan seorang pemuda yang tampan, pandai, dan bijaksana.

Dan sampai saat ini dia belum menemukan pilihan hatinya. baginya, mereka yang melamarnya semuanya membosankan. Diomira merencanakan untuk menunda pernikahan sampai dia menemukan pemuda yang berkenan di hatinya. “ayahanda,” katanya sambil tersenyum, “aku akan menikah dengan pemuda yang dapat memenangkan sayembaraku. Dia harus duduk diam dalam sebuah kamar bersamaku selama tiga jam dan tak boleh membiarkan ku keluar dari kamar itu.” Raja merasa lega. Sayembara itu nampaknya tidak sulit. Bagaimana seorang gadis bisa keluar dari kamar yang tertutup? Di perintahkannya beberapa pangeran mengikuti sayembara itu.

Tapi..sayembara itu tidaklah semudah yang di duga. Pelayan putri diomira adalah seorang tukang sihir. Dalam sekejap mata dia bisa mengubah diomira menjadi bunga, burung, atau binatang apapun juga. Pemuda- pemuda mencoba peruntungannya. Mereka duduk dalam kamar tertutup bersama diomira dan pelayannya. Meskipun mereka sudah mengawasi putri itu dengan cermat, selalu saja diomira berhasil keluar dari kamar itu.

Akhirnya datanglah pangeran Matias. dia datang bersama tiga pengawalnya yang sakti dan setia. Yang pertama bernama tangan panjang. Dia bisa menjangkau apapun, sejauh apapun. Yang kedua bernama lidah api. Dia bisa menghanguskan apa saja dengan nafas nya. Yang terakhir bernama mata elang. Matanya sangat awas. Pangeran matias yang tampan bersama ketiga pengawalnya duduk dalam kamar tertutup, menghadapi diomira dan pelayannya. Selama setengah jam, tak ada kejadian apa- apa. Kemudian, tiba- tiba pelayan diomira membisikkan mantera dan sang putri berubah menjadi apel, menggelinding ke bawah lemari. Begitu cepatnya sehingga tak seorangpun melihatnya. Tak seorangpun kecuali mata elang. Dia berbisik pada pangeran matias yang kemudian memerintah tangan panjang untuk mengambil apel itu dan meletakkan nya kembali di kursi diomira. Segera apel itu kembali berubah menjadi putri diomira.

Satu jam berlalu. Pangeran matias mulai bosan. Dia menguap. Segera pelayan diomira membisikkan mantra lain. Diomira berubah menjadi ikan emas yang berenang- renang dalam aquarium. Lagi lagi begitu cepat, sehingga hanya mata elang yang melihatnya. Dia berbisik pada sang pangeran. Kali ini pangeran matias berbisik ke telinga lidah api. Sambil menunjuk aquarium. Lidah api tersenyum di tiupnya aquarium itu sampai pecah dan airnya mendidih. Tangan panjang menangkap si ikan emas sebelum ikan itu jatuh ke lantai. Lalu meletakkannya keatas kursi. Si ikan emas menjelma menjadi putri diomira. Tiga jam hampir lewat. Nampaknya pangeran matias akan berhasil memenangkan sayembara.

Tapi… sekali lagi bibir pelayan diomira bergerak dan sang putri menjelma menjadi burung merpati, terbang melesat kearah jendela. Mata elang berbisik pada pangeran matias. Sang pangeran melompat berdiri, merenggang busur, dan dengan tepat memanah merpati itu pada kedua sayapnya. Dalam sekejap burung itu menjelma menjadi putri diomira. Sama sekali tak cedera. Waktu sudah habis. Pangeran matias menang. Diomira harus menikah dengannya. Raja penguasa bohemia, ayah putri diomira sangat gembira. Pangeran matias adalah putra seorang raja yang terhormat dan kaya raya. Diapantas menjadi menantunya. Lagipula sesungguhnya putri diomira tak menyesal karena pangeran matias memenangkan sayembaranya. Selain tampan, pangeran itu juga sangat cerdik. Gaun pengantin yang di kenakan diomira sangat indah, dan pesta berlangsung meriah berhari hari. Rakyat yang miskin juga diundang. Mereka di beri anggur serta makanan yang lezat- lezat.Seluruh penduduk bergembira. Akhirnya pengeran matias menyuruh pelayan diomira untuk beristirahat dan tinggal dalam sebuah pondok yang menyenangkan di pedesaan. Yah… menurut pangeran matias dia tak akan hidup tenang jika ada pelayannya yang merangkap jadi tukang sihir.

Uncategorized

Dongeng Putri Duyung

putri-duyung-dongengin

Raja Triton adalah raja lautan yang perkasa, ia mempunyai banyak anak perempuan. Mereka mencintai dunia bawah laut dimana tempat mereka tinggal. Tetapi Ariel yaitu anak bungsunya, memimpikan dunia di atas permukaan air, dunia manusia. Meskipun ayahnya telah memperingatkannya agar tidak ke dunia manusia, Ariel mengabaikannya. Dia sering berenang ke permukaan laut untuk melihat dunia yang berada di atas permukaan air.

Ariel dan sahabatnya yang bernama Flounder, senang sekali mengunjungi Skatel si burung camar. Skatel itu memberitahu mereka tentang segala barang manusia yang ditemukan Ariel di dasar laut. 

Suatu hari Raja Triton mengetahui bahwa Ariel sering pergi ke permukaan laut. Mengetahui itu Raja Triton sangat marah. Dia mencemaskan keselamatan anak perempuannya, Ariel. Raja Triton meminta sahabat kepercayaannya, Sebastian si kepiting untuk mengawasi Ariel.

Beberapa hari kemudian Ariel melihat ada kapal melintas di permukaan laut.

“Manusiaaaa!!!” seru Ariel sambil bergegas berenang mendekati kapal itu. 

“Oh, tidak!” teriak Sebastian si kepiting. Sebastian dan Flounder segera mengejar Ariel.

Ketika Ariel muncul di permukaan air, Ariel melihat sebuah kapal besar penuh pelaut yang bernyanyi dan menari- nari. Mata Ariel bercahaya ketika dia melihat pemuda gagah, para pelaut lain memanggilnya Pangeran Erik. Ariel jatuh cinta pada pangeran Erik di pandangan pertama itu. Tiba-tiba langit menjadi gelap dan petir menyambar-nyambar. Kapal yang dinaiki Pangeran Erik bukanlah tandingan badai yang dasyat itu. Kapal itu terombang-ambing, ombak begitu besar dan seketika Pangeran Erik terlempar ke laut.

“Aku harus menyelamatkannya!” teriak Ariel. 

Dengan cepat Ariel berenang ke tempat Pangeran Erik terlempar, Pangeran Erik hampir tenggelam, lalu Ariel membawanya berenang ke tepi pantai. Pangeran Erik tidak bergerak ketika Ariel menyentuh wajahnya dengan lembut dan menyanyikan sebuah lagu cinta yang indah untuknya. Sebuah nyanyian yang indah dengan suara Ariel yang merdu. Tak lama kemudian Ariel mendengar anak buah Pangeran Erik sedang mencarinya. Ariel tak ingin dilihat manusia. Diciumnya Pangeran Erik, lalu Ariel segera menyelam kembali ke laut.

Pangeran Erik siuman dan menemukan Sir Grimsby, seorang pelayannya yang setia di sisinya. 

“Apa yang terjadi?” Tanya Sir Grimsby kepada Pangeran Erik. 

Dia senang Pangeran Erik masih hidup. 

“Ada seorang gadis,” kata Pangeran yang masih kelihatan bingung. 

“Seorang gadis telah menyelamatkan aku lalu menyanyi. Suaranya begitu merdu. Belum pernah aku mendengar suara semerdu itu. Aku ingin menemukan gadis itu dan aku ingin menikahinya!” Rupanya Pangeran Erik juga telah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Raja Triton mendengar bahwa Ariel jatuh cinta pada seorang manusia, mengetahui hal itu Raja Triton sangat marah. Dia segera berenang ke gua tempat Ariel menyimpan koleksi barang-barang miliknya. 

“Ayah, aku mencintainya!” kata Ariel, 

“Aku ingin bersamanya!”. 

“Dia itu manusia, pemakan ikan!” teriak Raja Triton, 

“Tidak boleh!” Diangkatlah trisula saktinya. 

Sambaran-samnbaran kilat dari trisula sakti itu menghancurkan semua harta kesayangan Ariel. Lalu Raja Triton itu pergi. Ariel merasa sangat sedih dan menangis.

Sementara itu, tak jauh dari situ, kekuatan jahat sedang bekerja di kerajaan bawah laut. Seorang penyihir laut yang bernama Ursula, ia dulu memerintah kerajaan bawah laut sebelum Raja Triton, penyihir itu sedang mencari cara untuk menggulingkan kepemimpinan Raja Triton. Melalui bola kristalnya, Ursula melihat Ariel yang sedang menangis. Si penyihir itu mendapat ide, 

“Aku bisa mengalahkan Raja Triton lewat anaknya.”

Lalu si penyihir itu mengirim sepasang pelayan belutnya yang bernama Flotsam dan Jetsam untuk pergi ke gua dimana Ariel berada. Flotsam dan Jetsam berhasil meyakinkan Ariel bahwa Ursula bisa membantunya mendapatkan Pangeran Erik yang dicintainya. Saat itu Ariel sedang sedih sekali, dia mengabaikan peringatan Sebastian si kepiting dan ikut pergi bersama Flotsam dan Jetsam untuk menemui si penyihir laut.

“Aku punya tawaran untukmu, anak cantik,” kata Ursula ketika Ariel sudah memasuki tempat kediamannya. 

“Tawaran?” Tanya Ariel lugu. 

“Ya,” kata si Penyihir, “Aku akan membuatmu menjadi manusia selama tiga hari dan kau akan menemui Pangeranmu. Jika kau bisa membuatnya menciummu sebelum matahari terbenam pada hari ketiga, kau akan bersama selamanya sebagai manusia. Jika dia tidak menciummu, kau akan berubah kembali menjadi putri duyung, dan kau akan menjadi tawananku! Dan imbalan untuk tawaran ini adalah suaramu,” kata si penyihir. 

“Suaraku?” tanya Ariel terkejut, “Aku tak akan bisa berbicara atau menyanyi. Bagaimana aku bisa membuat Pangeran jatuh cinta padaku?”. 

“Kau masih punya wajahmu yang cantik,” jawab penyihir itu.

Lalu Ariel menyetujui tawaran Ursula, si penyihir laut itu menggunakan kekuatan sihirnya. Sihir itu membuat ekor Ariel lenyap. Kini Ariel mempunyai sepasang kaki dan Ariel telah menjadi manusia. Pada saat yang bersamaan suaranya meninggalkan tubuhnya dan ditangkap dalam sebuah kerang oleh si penyihir laut. 

Lalu Ariel ingin mencari Pangeran, Ariel dibantu sahabat-sahabatnya untuk pergi ke pantai. Dia mencoba berbicara kepada mereka, tetapi tak ada suara yang keluar dari mulutnya.

Tak lama kemudian Ariel bertemu dengan Pangeran Erik, yang telah jatuh cinta kepadanya sejak mendengarnya bernyanyi. Mula-mula Pangeran mengira telah bertemu kembali dengan gadis yang pernah menolongnya. Tetapi Ariel tak dapat berbicara, maka Pangeran Erik mengira bahwa dia keliru. Pangeran Erik kasihan kepada Ariel, ia perlu pakaian, mandi dan juga makan. Lalu dibawalah Ariel ke istananya.

Dalam dua hari berikutnya, Pangeran Erik menyukai Ariel, tetapi dia tetap merindukan si gadis yang bersuara merdu. Ketika sedang berperahu berdua, Pangeran Erik sudah hampir mencium Ariel. Sayangnya Flotsam dan Jetsam membalikkan perahu mereka untuk mengganggu mereka. 

“Hampir saja!” kata Ursula yang menyaksikan melalui bola kristalnya. 

“Aku harus bertindak sendiri!” ujar Ursula. Lalu Ursula meminum ramuan sihir dan berubah menjadi seorang gadis cantik.

Lalu si penyihir laut yang telah berubah menjadi gadis cantik tersebut menemui Pangeran Erik, penyihir itu menggunakan suara merdu Ariel yang disimpannya dalam kerang dan digantungkan di lehernya. Dan seketika pangeran Erik merasa telah menemukan gadis cantik dengan suara merdu yang telah menyelamatkannya.

Pada pagi hari ketiga, istana menjadi sibuk. Pangeran Erik akan menikah dengan seorang gadis cantik yang baru saja dijumpainya itu, yang tak lain adalah penyihir laut yang berubah menjadi gadis cantik dengan sihirnya.

Ariel pun patah hati, kasihan sekali Ariel… 

Upacara pernikahan tersebut akan berlangsung di atas kapal baru Pangeran Erik. Skatel kebetulan terbang melintasi kapal itu, tepat ketika si pengantin putri melewati cermin. Bayangan yang terpantul di cermin adalah bayangan Penyihir Laut. Skatel menyadari bahwa Pangeran Erik telah ditipu. 

Lalu dia segera menjelaskan hal ini kepada Ariel dan teman-temannya yang lain. Dengan cepat Sebastian menyusun rencana. Flounder membantu Ariel untuk naik ke kapal Pangeran Erik. Skatel mengatur sekawanan camar temannya untuk menunda pernikahan. 

“Aku akan memberitahu Triton akan hal ini,” kata Sebastian.

Pernikahan Pangeran Erik dan si gadis hampir dilaksanakan, ketika sekawanan burung camar yang dipimpin oleh Skatel, meluncur turun menyerang si pengantin putri. Pengantin putri berteriak. Suara yang keluar adalah suara Penyihir Laut. Ariel naik ke geladak tepat ketika Skatel berhasil menjatuhkan kerang yang berisi suara Ariel dari leher si gadis. Kerang itu pecah dan suara Ariel kembali kepadanya.

“Oh, Pangeran Erik, aku mencintaimu,” kata Ariel. 

“Rupanya memang kau,” kata Pangeran Erik. 

Matahari menghilang di ufuk barat, tepat ketika mereka akan berciuman. Waktu tiga hari yang diberikan kepada Ariel telah habis. Dia berubah kembali menjadi Putri Duyung, sementara si gadis juga berubah menjadi Penyihir Laut. Ursula menyambar Ariel dan terjun ke laut.

Berkat pemberitahuan Sebastian, Raja Triton sudah menunggu di sarang Ursula ketika mereka tiba di sana. 

“Kulepaskan anakmu jika kau mau menjadi gantinya,” seru Ursula. 

Raja Triton setuju. Sekarang Raja Triton yang menjadi tawanan Ursula menggantikan Ariel. Ursula memiliki trisula sakti Triton dan menguasai kerajaan bawah laut. Tiba- tiba sebuah pedang menusuk bahu penyihir laut itu. Rupanya Pangeran Erik datang untuk menyelamatkan Ariel. Ariel berenang ke permukaan laut bersamanya. Tetapi Ursula mengikuti tepat di belakang mereka. Seiring dengan bertambahnya kemarahannya, tubuhnya pun semakin besar, sampai muncul ke atas permukaan laut.

Kemudian Pangeran Erik berenang ke arah kapalnya, lalu segera naik. Lalu Pangeran Erik segera menuju ke kemudi dan diarahkan kapalnya ke tubuh Ursula. Tepat ketika Ursula akan mengirim sambaran kilat ke arah Ariel dengan trisulanya, kapal Pangeran Erik menabraknya. Si Penyihir Laut yang jahat binasa.

Karena Penyihir Laut telah mati, Raja Triton bebas. Dia muncul ke atas permukaan laut dan memegang trisulanya. Raja Triton melihat Ariel sedang menatap Pangeran Erik dengan tatapan cinta. 

“Ariel sangat mencintai pangeran itu,” kata si Raja Lautan kepada Sebastian yang berada di sampingnya. 

Sebastian mengangguk. 

“Aku akan rindu padanya,” Raja Triton menambahkan, kemudian diangkat trisula saktinya dan diarahkannya kilat ke arah ekor Ariel.

Seketika ekor si Putri Duyung lenyap dan sekali lagi dia punya kaki. Ariel sekarang menjadi manusia sungguhan. Pangeran Erik pun mencium gadis yang dicintainya itu. Tak lama kemudian mereka menikah dan berlayar bersama.

Uncategorized

Dongeng Petualangan Tom Sawyer

petualangan-tom-sawyer-dongenginTom Sawyer adalah seorang anak laki-laki yang sangat menyukai petualangan. Pada suatu malam ia melarikan diri dari rumah, lalu bersama temannya yang bernama Huck pergi ke pemakaman. “Hei, Huck! Kalau kita membawa kucing yang mati dan menguburnya, katanya kutil kita bisa diambil. ” “Benar. Serahkan saja padaku! Masa’sih begitu saja takut. “

” Hei , tunggu! Ada orang yang datang! Tom dan Huck segera bersembunyi. “Bukankah itu dokter dan Kakek Peter? Dan itu si Indian Joe…” Kemudian Dokter dan Kakek Petter mulai bertengkar karena masalah uang. Untuk mendapatkan mayat, Dokter harus melakukan penggaliannya berdua. Lalu Kakek Petter mulai menaikkan harga, tetapi Dokter menolak. Kemudian Kakek Petter dipukul oleh Dokter hingga terjatuh. Setelah itu, si Indian Joe memungut pisau yang dibawa Kakek Petter dan melompat menyerang Dokter. Brukk!

Si Indian Joe membunuh Dokter, lalu pergi membawa lari uang itu. Keesokan harinya Dokter ditemukan meninggal dunia di pemakaman itu, dan orang-orang kota mulai berkumpul. “Ini adalah pisau Kakek Petter. Jadi, Kakek yang membunuh Dokter.” “A… aku tidak bisa mengingatnya dengan jelas… “Apa!? Aku telah melihat Kakek Petter membunuh Dokter.” ” Memang benar, pembunuhnya adalah Kakek Petter.

Kemudian Kakek Petter ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. “Wah… padahal pembunuh yang sebenarnya adalah si Indian Joe.” “Tetapi, kalau kita mengatakan hal itu, si Indian Joe akan balas dendam dan membunuh kita… ” Beberapa hari telah berlalu, dan semua orang tela.h melupakan kejadian itu. Pada suatu hari Tom bertengkar dengan Becky, gadis yang disukainya di sekolah. “Apa-apaan. Aku benci sama Tom.”

Tom yang dimarahi oleh Becky merasa patah hati. Lalu temannya yang bernama Joe berkata, “Baik di rumah maupun di sekolah aku sudah tak diperlukan. Tom, kita melarikan diri saja, yuk! ” Tom dan Joe mengajak Huck, mereka bermaksud hidup di sebuah pulau di tengah-tengah sungai. “Yahooo! Kalau begini, kita seperti bajak laut, ya! “Kita tak perlu pergi ke sekolah.” Ketiganya menyeberangi sungai dengan rakit yang dibuatnya, dan mereka seharian bermain. Ketika mulai lapar, mereka pun makan telur goreng dan apel.

Keesokan harinya ketika mereka sedang bermain, tibatiba…. duaaar! Air sungai menyembur ke atas. “Oh, itu adalah isyarat dari seseorang yang sedang mencari orang yang tenggelam. ” Orang-orang kota mengira Tom dan Joe tenggelam di sungai, lalu mereka pun datang untuk mencari. ” Mungkin saat ini Bibi Polly sedang mengkhawatirkanku. Di tengah malam Tom berenang menyeberangi sungai, kembali ke rumahnya untuk melihat keadaan. Ketika Tom mengintip dari jendela, dilihatnya Bibi Polly dan Ibu Joe sedang menangis. “Semuanya meninggal dunia, ya…”

Kemudian Tom kembali ke pulau dan menceritakan hal itu pada Huck dan Joe. Mereka sangat terkejut. Akhirnya, mereka sepakat untuk pulang pada hari upacara pemakaman mereka. “Wah, Tom! Kamu pulang, ya.’ “Joe, syukurlah kamu pulang dengan selamat.” Semuanya gembira atas kepulangan mereka. Beberapa hari kemudian pengadilan Kakek Petter dimulai. Di pengadilan Kakek Petter ditetapkan sebagai pembunuh, dan ia akan dihukum mati. Untuk membebaskan Kakek Petter, Tom memberanikan diri menjadi saksi. “Pembunuh yang sebenarnya adalah si Indian Joe itu. “Kami telah melihat kejadian yang sesungguhnya.” Si Indian Joe yang mendengar hal ini segera melompat dari jendela. Praaang! Ia melarikan diri. Kakek Petter merasa sangat gembira karena jiwanya tertolong. “Tom, terima kasih banyak. Begitu pengadilan berakhir, kota kembali pada kehidupannya semula. Pada suatu hari Huck dan Tom pergi ke sebuah rumah yang tak berpenghuni. Ketika keduanya sedang mencari sesuatu di tingkat dua, tiba-tiba seseorang masuk ke dalam rumah. “Ooh! Si Indian Joe bersama sahabatnya, si pencuri! ”

Untuk menyembunyikan uang yang telah dicurinya, para pencuri itu mulai menggali lantai. Dan… criing! Mereka mengeluarkan kotak emas. “Hyaaa! Harta karun yang banyak! “Baiklah, kita pindahkan persembunyiannya lalu kita beri tanda dengan kayu ini. ” Si Indian Joe juga mulai naik ke tingkat dua, untuk memeriksa. “Bagaimana, nih? Kalau ketahuan, pasti kita dibunuh olehnya…” Praaak! Gedebug! Karena papan tangganya sudah lapuk, di tengah-tengah tangga si Indian Joe terjatuh. Tom dan Huck pun merasa lega.

Beberapa hari telah berlalu. Pada suatu hari Huck mengikuti Indian Joe dan temannya sendirian. “Apakah mereka mau menyembunyikan emasnya?” Tetapi, Indian Joe dan temannya bermaksud menyerang rumah Nyonya Douglas. “Gawat! Aku harus cepat-cepat memberitahukannya pada seseorang! ” Karena pemberitahuan Huck, orang yang rumahnya bertetangga dengan Nyonya Douglas segera membawa senapan dan menembak para pencuri itu. Door! Door! Indian Joe dan temannya sangat terkejut, lalu mereka melarikan diri. ” Sudah tidak apa-apa, kok!! “Ini semua berkat Huck. Terima kasih atas pemberitahuannya, ya! ”

Di lain pihak Tom, Becky, dan teman-temannya pergi berpiknik bersama-sama. Tetapi, Tom dan Becky tersesat di sebuah goa. Mereka tak tahu jalan pulang. Tiba-tiba, muncul asap membumbung mengelilingi keduanya. “Kyaaa! Tom, aku takut!” “Oh, ada seseorang! ” Tiba-tiba muncullah sosok Indian Joe di depan Tom dan Becky. Saking terkejutnya, sampai-sampai keduanya sulit untuk bemafas. “Waaaw! Ayo, lari! Dengan cepat, Tom dan Becky berlari hingga keluar dari dalam goa. Akhimya mereka pulang.
Bibi Polly yang khawatir sangat gembira dengan kepulangan kedua anak itu. Ketika Tom pergi bermain ke rumah Becky, ayah Becky berkata, Tom karena goa itu berbahaya, sebaiknya ditutup saja. “Ya… tetapi di situ ada Indian Joe. Ketika semuanya pergi ke sana, temyata Indian Joe jatuh pingsan di pintu masuk goa. la tersesat. Kemudian mereka menutup pintu masuk goa, dan menjebloskan Indian Joe ke dalam penjara. “Temyata Indian Joe menyembunyikan emasnya di atas batu yang terletak di dalam goa ini dan telah diberi tanda. ” Tom dan Huck masuk ke dalam goa dengan melewati jalan rahasia. Ketika mereka menggali batu yang sudah diberi tanda, mereka melihat emas yang disembunyikan kedua orang pencuri itu.

“Horee dengan harta ini, kita akan menjadi kaya!” Saat Tom dan Huck pulang, Nyonya Douglas yang telah ditolong oleh Huck mengadakan pesta untuk menyambut mereka.

“Petualangan Tom Sawyer” adalah cerita yang diangkat dari kisah di Mississipi, Amerika. Menceritakan tentang pemuda nakal, bernama Tom dan sahabatnya, Huck. Inti ceritanya ada di tengah-tengah cerita, sehingga menjadi dan mudah dimengerti.